Kiat tentang cara menyiapkan makanan sehat untuk anak-anak

Sangat penting bagi semua orang untuk makan dengan sehat, tetapi sangat penting bagi anak-anak untuk memiliki makanan yang seimbang sepanjang hari. Kita harus berusaha mempertahankan atau meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan mengonsumsi makanan sehat. Agar tubuh kita tetap sehat, kita perlu mengonsumsi keseimbangan nutrisi penting ini gizi: cairan, makronutrienseperti protein, mikronutrienseperti vitamin, dan cukup seratdan energi makanan.

Berikut adalah lima rekomendasi yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia
- Jaga berat badan yang sehat dengan mengonsumsi jumlah kalori yang kira-kira sama dengan yang digunakan tubuh Anda.
- Batasi asupan lemak. Tidak lebih dari 30% dari total kalori seharusnya berasal dari lemak. Utamakan lemak tak jenuhdaripada lemak jenuh. Hindari lemak trans.
- Konsumsi minimal 400 gram buah-buahandan sayuran per hari (kentang, ubi jalar, singkong, dan akar-akaran berpati lainnya tidak dihitung). Pola makan sehat juga mengandung kacang-kacangan (contoh kacang-kacangan, kacang-kacangan), bijian utuh dan kacang-kacangan.
- Batasi asupan gula sederhana menjadi kurang dari 10% kalori (di bawah 5% kalori atau 25 gram bahkan lebih baik).
- Batasi garam / natrium dari semua sumber dan pastikan bahwa garam diberi yodium. Kurang dari 5 gram garam per hari dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Makanan jenis apa yang harus dimakan anak-anak?
- buah-buahan
- sayuran, kacang-kacangan dan kacang-kacangan
- bijian (termasuk roti, nasi, pasta, dan mie), lebih disukai bijian utuh
- daging tanpa lemak, ikan, unggas, dan/atau alternatifnya
- susu, yoghurt, keju dan/atau alternatifnya (anak-anak di bawah 2 tahun sebaiknya minum susu penuh lemak, tetapi anak-anak yang lebih besar dan remaja bisa minum susu rendah lemak)

Berapa banyak makanan yang dibutuhkan anak?
- 2 sampai 3 tahun: 1 porsi buah; 2½ porsi sayuran; 4 porsi bijian; 1 porsi daging/unggas; 1½ porsi susu
- 4 sampai 8 tahun: 1½ porsi buah; 4½ porsi sayuran; 4 porsi bijian; 1½ porsi daging/unggas; 1½ sampai 2 porsi susu
- 9 sampai 11 tahun: 2 porsi buah; 5 porsi sayuran; 4 sampai 5 porsi bijian; 2½ porsi daging/unggas; 2½ sampai 3 porsi susu
- 12 sampai 13 tahun: 2 porsi buah; 5 sampai 5½ porsi sayuran; 5 sampai 6 porsi bijian; 2½ porsi daging/unggas; 3½ porsi susu
Menjaga kebiasaan makan sehat
Baik mereka balita maupun remaja, anak-anak mengembangkan preferensi alami terhadap makanan yang paling mereka sukai. Untuk mendorong kebiasaan makan sehat, tantangannya adalah membuat pilihan makanan bergizi terasa menarik.
Fokus pada pola makan secara keseluruhan, bukan pada makanan tertentu.Anak-anak sebaiknya mengonsumsi lebih banyak makanan utuh yang dimodifikasi sedikit—makanan yang sebisa mungkin mendekati bentuk alaminya—dan mengurangi konsumsi makanan dalam kemasan serta makanan olahan.
Jadilah teladan. Hasrat anak-anak untuk meniru sangat kuat, jadi jangan meminta anak Anda makan sayuran sementara Anda makan keripik kentang berlebihan.
Sembunyikan rasa makanan sehat yang lebih baik.Tambahkan sayuran ke dalam sup daging sapi, misalnya, atau haluskan wortel bersama kentang tumbuk, atau tambahkan saus manis ke irisan apel.
Masak lebih banyak makanan di rumah.Makanan restoran dan makanan bawaan mengandung lebih banyak gula tambahan dan lemak tidak sehat, jadi memasak di rumahdapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan anak-anak Anda. Jika Anda memasak dalam jumlah besar, cukup memasak beberapa kali saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga selama seminggu penuh.
Libatkan anak-anakdalam berbelanja bahan makanan dan menyiapkan makanan. Anda dapat mengajari mereka tentang berbagai jenis makanan dan cara membaca label makanan.
Siapkan camilan sehat yang mudah diakses.Simpan banyak buah-buahan, sayuran, dan minuman sehat (air, susu, jus buah murni) agar anak-anak tidak mengonsumsi camilan tidak sehat seperti minuman bersoda, keripik, dan kue.
Batasi ukuran porsi. Jangan memaksa anak Anda menghabiskan makanan di piring, dan jangan pernah menggunakan makanan sebagai hadiah atau imbalan.
Kami telah memilih sejumlah buku tentang cara menyiapkan makanan dan camilan sehat untuk anak-anak. Lihat di sini
Comments (0)